top of page
Understanding Aluminum Hardening Processes T0, T4, T5, and T6.jpeg

Mengenal Proses Pengerasan Aluminium T0, T4, T5, dan T6

Perbedaan dan Fungsinya

Dalam dunia manufaktur logam modern, aluminium menjadi salah satu material paling penting. Ringan, tahan korosi, dan mudah dibentuk, aluminium telah menjadi bahan utama dalam berbagai industri mulai dari konstruksi, transportasi, hingga teknologi tinggi.

​

Namun, tidak semua aluminium memiliki sifat yang sama. Dua profil ekstrusi yang tampak identik bisa memiliki kekuatan dan kekerasan yang sangat berbeda, tergantung pada perlakuan panas yang diterapkan padanya. Inilah yang dikenal sebagai temper aluminium, atau kondisi pengerasan material setelah melalui proses termal tertentu.

​

Kita akan bahas tentang proses pengerasan aluminium T0, T4, T5, dan T6 mulai dari tahap pembentukan, perbedaan karakteristik, hingga fungsi dan aplikasi industrinya.

Aluminum-Heat-Treatment.jpg

Apa Itu Proses Pengerasan Aluminium (Heat Treatment)?

Aluminium murni memiliki struktur kristal yang relatif lunak. Untuk meningkatkan kekuatan dan kekerasannya, aluminium dipadukan dengan elemen lain seperti magnesium (Mg) dan silikon (Si). Campuran ini membentuk paduan aluminium (aluminium alloy) yang bisa dikeraskan melalui proses heat treatment.

​

Prinsipnya sederhana: logam dipanaskan pada suhu tinggi, lalu didinginkan dan “dimatangkan” kembali melalui proses aging. Proses ini mengubah mikrostruktur logam, menghasilkan presipitasi halus (seperti partikel Mgâ‚‚Si) yang memperkuat kisi logam dari dalam.

​

Inilah yang membedakan antara aluminium “lunak” dan aluminium “keras” bukan komposisinya, tetapi perlakuan termalnya.

Tahapan Umum dalam Proses Pengerasan

Dari sinilah muncul berbagai temper seperti T0, T4, T5, dan T6, yang merepresentasikan kombinasi proses di atas.

Aluminium Temper T0 Lunak dan Mudah Dibentuk

T0, atau biasa disebut annealed temper, adalah kondisi aluminium paling lunak. Pada tahap ini, logam tidak mengalami pengerasan sama sekali. Aluminium yang telah dikerjakan (misalnya ditarik atau digulung) dipanaskan ulang hingga strukturnya kembali homogen dan bebas tegangan internal.

​

Ciri utama:

  • Kekuatan tarik rendah, sekitar 60–90 MPa.

  • Sangat lentur, mudah dibentuk, dilas, atau dibengkokkan tanpa retak.

  • Tidak cocok untuk aplikasi beban berat, tapi ideal untuk proses forming dan deep drawing.

  • ​

Contoh penggunaan:

  • Komponen dekoratif, plat logo, atau elemen arsitektur ringan.

  • Produk yang masih akan dikerjakan ulang sebelum dikeraskan ke tahap T4 atau T6.

​

T0 bisa dikatakan sebagai “kanvas kosong” mudah dibentuk, lalu dapat diperkuat setelah bentuk akhirnya selesai.

Aluminium Temper T4 Solution Heat Treated + Naturally Aged

Temper T4 adalah hasil solution heat treatment diikuti pendinginan alami (natural aging).  Proses ini membuat logam lebih kuat dibanding T0, tapi tetap mempertahankan fleksibilitas tinggi.

​

Ciri utama:

  • Kekuatan tarik menengah (sekitar 130–190 MPa untuk 6063-T4).

  • Masih lentur dan dapat dibentuk, cocok untuk proses lanjut seperti bending atau riveting.

  • Pendinginan dilakukan alami di udara, tanpa aging buatan.

​

Contoh penggunaan:

  • Panel bodi kendaraan, struktur arsitektur lengkung, atau komponen yang akan dibentuk lebih lanjut sebelum final finishing.

  • Industri otomotif banyak menggunakan T4 untuk panel pintu dan bodi yang membutuhkan pembentukan pasca-ekstrusi.

​

T4 bisa dianggap sebagai tahap “setengah matang” cukup kuat untuk diproses, tapi belum sepenuhnya keras.

Aluminium Temper T5 Artificial Aging Setelah Ekstrusi

Temper T5 adalah kondisi aluminium yang langsung didinginkan dari proses ekstrusi, lalu dilanjutkan dengan aging buatan. Metode ini mempercepat pengerasan tanpa memerlukan tahapan solution treatment terpisah.

​

Ciri utama:

  • Kekuatan sedang hingga tinggi, namun masih memiliki sedikit kelenturan.

  • Cocok untuk produk ekstrusi langsung (tanpa deformasi pasca-produksi).

  • Stabilitas dimensi baik, sehingga populer di industri konstruksi.

​

Contoh penggunaan:

  • Kusen jendela, rangka pintu aluminium, panel fasad, dan komponen struktural ringan.

  • Umumnya memakai paduan 6063-T5 karena kombinasi keindahan dan kekuatannya.

​

T5 adalah pilihan ideal bagi produsen profil ekstrusi karena efisien secara waktu dan biaya, serta menghasilkan kekuatan yang cukup baik tanpa proses tambahan.

Aluminium Temper T6 Kekuatan Maksimum, Kekerasan Tertinggi

Temper T6 adalah hasil kombinasi solution heat treatment dan artificial aging. Inilah kondisi paling keras dan kuat di antara seri T0–T6. Setelah ekstrusi, logam dipanaskan hingga larut sempurna, lalu di-quench dengan air, dan dipanaskan kembali di oven 175–200°C selama 6–8 jam.

​

Ciri utama:

  • Kekuatan dan kekakuan tertinggi, tetapi plastisitas terendah.

  • Kurang cocok untuk proses bending setelah pengerasan.

  • Sangat tahan deformasi dan stabil secara struktural.

​

Contoh penggunaan:

  • Rangka kendaraan dan aerospace, komponen mesin, heat sink berperforma tinggi, dan struktur penopang berat.

  • Paduan populer: 6061-T6 (otomotif & industri berat) dan 6082-T6 (konstruksi struktural).

​

T6 bisa disebut sebagai “final form” dari aluminium paduan keras, kuat, dan tahan lama, tetapi harus dibentuk sebelum proses pengerasan dilakukan.

Bagaimana Memilih Temper yang Tepat?

Pemilihan temper tidak semata-mata soal “semakin keras semakin baik.”
Setiap proyek punya prioritas berbeda:​

  • Jika membutuhkan fleksibilitas dan kemampuan forming: pilih T0 atau T4.

  • Jika mengutamakan efisiensi produksi dan kekuatan sedang: pilih T5.

  • Jika memerlukan kekuatan dan kekakuan ekstrem: gunakan T6.​

​

Baiknya menentukan temper berdasarkan:​

  • Jenis paduan aluminium (mis. 6061, 6063, 6082).

  • Desain geometri profil.

  • Faktor produksi (waktu, biaya, finishing).​

aluminium-hardening-03.jpg

Kesimpulan

Perbedaan antara T0, T4, T5, dan T6 bukan sekadar kode teknis, tetapi representasi langsung dari proses metalurgi yang menentukan kekuatan, fleksibilitas, dan ketahanan aluminium. Mulai dari yang paling lunak (T0) hingga paling kuat (T6), setiap temper memiliki peran tersendiri di rantai industri.

​

  • T0 → mudah dibentuk.

  • T4 → fleksibel tapi kuat.

  • T5 → efisien dan stabil.

  • T6 → keras dan tahan beban tinggi.

Case-Hardening-Benefits-Process-Types-Applications (1).jpg

Konsultasikan Solusi Aluminium Terbaik Anda Bersama Exalum Metal

Jika Anda membutuhkan produk ekstrusi aluminium berkualitas tinggi dengan kontrol temper dan proses pengerasan yang presisi, percayakan pada Exalum Metal. Sebagai produsen dan mitra industri, Exalum Metal menguasai seluruh tahapan produksi mulai dari perancangan profil, proses ekstrusi, hingga heat treatment dan finishing premium.

​

Kunjungi Exalum Metal Our Process untuk memahami teknologi ekstrusi kami, dan temukan beragam produk unggulan yang telah digunakan di berbagai sektor industri.

​

Dengan pengalaman dan keahlian dalam proses pengerasan aluminium T0–T6, Exalum Metal siap membantu menghasilkan produk yang kuat, presisi, dan tahan lama.

  • email-square-line-icon_edited_edited
  • Whatsapp
bottom of page